Pamijahan;
merupakan sebuah nama tempat objek wisata religi (keagamaan), yang
tepatnya terletak di Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Kabupaten
Tasikmalaya (bagian Selatan) Provinsi Jawa Barat Indonesia; Pamijahan
bukanlah tempat untuk Pemujaan, Pamijahan melainkan tempat peninggalan
yang bersejarah bagi masyarakat Islam di sekitarnya. Adapun luas areal
(Pamijahan) objek wisata religi ini adalah diperkirakan kurang lebih 36
hektar. Namun pada umumnya, wisatawan yang berkunjung ke lokasi ini
mempunyai tujuan dan minat secara khusus yaitu untuk melakukan ziarah,
sehingga objek wisata religi ini sangat kental dan terkenal dengan
acara-acara ritual keagamaannya. Seperti halnya obyek wisata lain,
kedatangan atau keramaian para pengunjung ke obeyek wisata religi
Pamijahan ini juga selalu mengalami fluktuatif. Dan ramainya para
pengunjung ke Pamijahan biasanya selalu bertepatan dengan hari-hari
besar Islam, apalagi pada bulan Maulid adalah merupakan puncak ramainya
para pengunjung ziarah ke tempat tersebut. Akan tetapi, pada bulan-bulan
selain Maulid-pun, tidak kurang dari 10 atau 20 ribu pengunjung dalam
setiap bulannya; baik pengunjung lokal maupun dari luar Tasikmalaya.
Namun sebenarnya ada apa di daerah Pamijahan.......? Masya Alloh....! di
tempat ini ternyata ada sebuah catatan penting bagi kita dalam
pengembangan "Sejarah Kebudaan Islam" pada periode 360 tahun yang
lalu; dimana Pamijahan ini terdapat Makamnya "Waliyulloh Syekh Abdul Muchyi" yakni
salah seorang ulama terkenal dengan kearifannya, kebijaksanaanya,
kelembutannya yang dikemas dalam "Perangai Sukma". Karena itulah beliau
sangat berhasil dalam memperjuangkan dan menyebarkan agama Islam di
wilayah Jawa Barat khususnya di daerah Tasikmalaya, sehingga kita harus
senantiasa memelihara, menjunjung tinggi dan ada kemauan dalam
mengembangkan nilai-nilai sejarah ini untuk genarai mendatang. Di
sekitar tempat ini pula terdapat 4 makam sahabat besarnya yakini; Makam
Sembah Khotib Muwahid, Sembah Kudrot, Sembah Dalem Yudanegara dan Sembah
Dalem Sacaparana. Bahkan ada lagi makam-makam "Senopati" beliau baik
yang ada dilingkungan Pamijahan maupun di luar Pamijahan; seperti Syeh
Zaenudin di Bantarkalong, Syeh Tubagus Anggarizi di Sodonghilir, dll
(makam Senopati yang lainnya sedang kami teliti), serta ada tempat
khusus bagi beliau dalam menjalankan ritual semedinya yakni "GOA
SAFARWADI"; dimana Goa ini dalam ceritanya merupakan tempat "Syeh Abdul Qodir Zaelani" menerima syahadah/ijazah dari "Imam Sanusi"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar